Konsinyering Analisa Laporan Keuangan Pelaku Usaha Perdagangan Berjangka Komoditi Logo Download PDF


Konsinyering Analisa Laporan Keuangan Pelaku Usaha Perdagangan Berjangka Komoditi

 

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi membuka dan memberikan arahan pada acara Konsinyering Analisa Laporan Keuangan Pelaku Usaha Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Jakarta, Senin (17/01). Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti Pantas Lumban Batu dan Kepala Biro Peraturan Perundangan-undangan dan Penindakan Bappebti Sri Hariyati.

Dalam arahannya, Kepala Bappebti meminta agar monitoring dan evaluasi terhadap Laporan Keuangan Pelaku Usaha PBK harus sesuai aturan dan persyaratan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi adanya kemungkinan pelanggaran terhadap pengelolaan dana Nasabah di bidang PBK.

Kepala Biro Pengawasan Pasar Berjangka dan Fisik Bappebti Pantas Lumban Batu sebagai Ketua Panitia melaporkan bahwa konsinyering ini dilakukan untuk membahas hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Bappebti, Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring Berjangka atas Laporan Keuangan yang disampaikan oleh Pialang Berjangka. Hasil konsinyering menjadi bahan masukan pengambilan keputusan dan langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan transaksi Pialang Berjangka.

Kepala Bagian Pengawasan Kepatuhan Bappebti Mudo Supriyanto menyampaikan materi mengenai Evaluasi Pelaporan Keuangan Pialang Berjangka.

Dirut Bursa Berjangka dan Lembaga Kliring Berjangka menyampaikan Evaluasi Pelaporan Keuangan Pialang Berjangka.

Hadir dalam konsinyering ini adalah Pejabat Eselon III, IV dan staf terkait di Bappebti, Dirut PT Bursa Berjangka Jakarta, Dirut PT Kliring Berjangka Indonesia (persero), Dirut PT Indonesia Clearing House dan perwakilan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia serta staf terkait sebanyak 40 orang.

 

 

[Download PDF]