(Okezone.com) Dorong Ketahanan Pangan dan Ekspor, Peran SRG Diperkuat Logo Download PDF

Dorong Ketahanan Pangan dan Ekspor, Peran SRG Diperkuat

 

JAKARTA - Kementerian Perdagangan akan lebih mengoptimalkan peran Sistem Resi Gudang (SRG) di 2017 agar semakin memberi manfaat bagi masyarakat dan para stakeholder.

Staf Ahli Menteri Perdagangan bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi mengungkapkan, pemerintah memang terus berupaya menyosialisasikan dan mengedukasi SRG, sehingga program ini lebih meningkat di tahun ini.
 
Dia menyebut hal ini sebagai double track SRG. Untuk itu Kementerian Perdagangan terus mendorong berbagai pihak untuk melakukan inovasi dalam penerapan Sistem Resi Gudang ini.
 
Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG dan PLK (Pasar Lelang Komoditas) Bappebti Retno Rukmawati mengatakan, SRG kini disinergikan dengan PLK. Dengan demikian dalam pelaksanaannya petani lebih mudah memperoleh akses untuk memasarkan produk mereka, dan tidak perlu memakai jasa perantara seperti yang selama ini mereka lakukan.
 
"Di sinilah pentingnya Pokja. Hingga semua pihak yang terkait dengan SRG dan PLK bisa saling memberi masukan untuk perbaikan kerja ini," kata Retno.
 
Secara kumulatif, jumlah resi gudang yang telah diterbitkan sampai 30 September 2016 di gudang SRG milik pemerintah maupun swasta sebanyak 2.362 resi, dengan total volume 86.725,56 ton. Nilainya mencapai Rp485,7 miliar yang meliputi komoditas gabah, beras, jagung, kopi, rumput laut, dan rotan.
 
 
Oleh: Dani Jumadil Akhir 
Sumber: Okezone.com
Tanggal: 24 Februari 2017
[Download PDF]